Paris... ga salah dijuluki "The most beautiful city in the world". Semua orang yang pernah berkunjung ke Paris, baik cuman numpang lewat sebentar atau tinggal lama, dijamin langsung jatuh cinta.
Gedung-gedung kuno yang megah, istana-istana raja yang seperti di dongeng-dongeng, dan the taste of art yang tersebar di seluruh kota. A unique mixture of the glory from the past, a beautiful present, and a future filled with hope.
I came to Paris with many reasons and agenda. To meet my sister Mia and to check how she's doing there. Another agenda, to seek for her advice and council about my problems. Another reason is, off course, Urlaub..Urlaub! :)
Have fun for a while, and to run from all my troubles in Hamburg.
Na ja... it succeeded... I had tons of fun...spent time with Mia, Nurul, and Fuji. And also, I learned many things, got some advices, and went back to Hamburg with a new spirit.
Ok, let's start with a concise story on what I'm doing in Paris.
1st day, off course, La tour Eiffel. I went up to the highest place possible (with elevator, natürlich...) Who would have thought that finally I got the chance to visit this beautiful city once more...
One other thing we found about Paris: it's expensive! :D We had lunch in one of the 'cheap' restaurants in Paris, called Hippopotamus. And you know what, in that restaurant my food costed 20€... Geeezz..
2nd day, Euro Disneyland. Bagus banget. Two thumbs up. Terdiri dari 2 taman, Disneyland Park ama Disney studios. Terutama yang kedua tuh, keren abisss... Dan, guess what, by the 2nd day here, I already finished all my 5-day budget!!!
3rd day, Versailles. Gilee... This is truly something that I can only imagine in legends and fairy tales... King Louis XIV ist total verrückt! Hehehe...
Setelah dari Versailles, kita sempet jalan-jalan sebentar di kota Paris, ngeliat Pont Alexander III, Nortre dame, dan beberapa gedung gedung bersejarah lainnya. Gue sempet terkesima juga ngeliat Nortre dame, apalagi setelah denger penjelasan Mia kalo Nortre dame itu awal mulanya kota Paris. Terus jadi terbayang-bayang Quasimodo bergelantungan di tiang-tiang besar gereja Nortre dame (as in the movie :) )
4th day, amazed by the beauty of Montmartre and sacre-couer. I went there by myself, and Mim came not before 1,5 hours after me. Suddenly this weird romantic feeling come controlling me. Please God, next time, let me enjoy all this with the one I love, my one and only soulmate... Who should he be? I don't know, I don't care... You decide it for me...
Setelah Mia dateng, jalan-jalan di Montmartre. Cantik banget. Ga cuma pemandangannya yang super indah, tapi juga suasananya yang bikin luluh lantak :) Meine liebe Paris!
Setelah nganterin Nurul, Fuji, dan keluarga ke Gare d'lare (gue ga inget nulis persisnya gimana), gue dan Mia balik ke Montmartre dan nyempetin buat duduk di salah satu kafe di sana. Inilah saat paling berkesan yang gue punya selama gue berkunjung ke Paris...
Orang Prancis punya satu kebiasaan yang menonjol banget, yaitu mereka suka sekali makan di luar. Jadi, teras (atau bagian luarnya restoran) selalu diisi ama bangku dan meja kecil. Mia bilang, kebiasaan ini kuat banget, sampe sampe selama musim dingin pun, orang Prancis tetep suka makan di luar. Dan, supaya ga kedinginan, Heizung-nya lah yang jadi diangkut ke luar! Es ist lustig, oder?
5th day, the last day. Hari ini Mim udah mulai kegiatan kampusnya dan udah mulai sibuk. Jadi, gue seharian musti jalan sendirian dan urus koper sendirian. Kalo dipikir kayaknya kok serem amat terdampar di negeri orang yang kita ga kenal-kenal amat, dan bahasanya juga bener bener gelap. Tapi, setelah dijalanin, ga tuh. Soalnya semuanya begitu teratur dan rapi. Gue punya peta jalan di Paris, gue punya peta Metronya, peta RER-nya. Alhamdulillah, ga nyasar gue selama jalan2 sendirian itu.
Gue punya Quote baru nih... Rasa kesepian dan sendirian itu, sebenarnya berasal dari diri sendiri. Kita yang menyebabkan diri kita merasa begitu, bukan lingkungan kita. Waktu gue jalan jalan sendirian di Paris ini, gue sama sekali ga merasa sendirian. Padahal, kalo dipikir-pikir, gue kan jalan sendiri, moto-in diri sendiri, duduk duduk sendiri, dan makan siang di Quick juga sendirian.
Bandingin ama pas gue lagi ke Goeschen makan bebek beberapa hari yang lalu. Padahal banyak orang kan di sekitar gue, dan pada becanda semua. Tapi, entah kenapa, gue ngerasa sendiri aja, ngerasa ga ada yang ngertiin gue banget.
Balik lagi soal Paris (kok jadi ngelantur sih?). Holiday is over, time to get a grip and move forward. Cause I am here to achieve my dreams, and I should never have fears...
Like what Agung said in the milist:
If you can imagine it, then you can achieve it...
No comments:
Post a Comment